top of page

JAMBORE DESTANA 2025 KBB, MSBC Terlibat Dalam Kepanitiaan

  • Writer: waginus foundation
    waginus foundation
  • May 1, 2025
  • 2 min read

Updated: Jun 6, 2025

Penulis : Mulyadi

Sekma Litera-Pada tanggal 25-26 April 2025 DESTANA KBB (Desa Tangguh Bencana Kabupaten Bandung Barat mengadakan acara Jambore DESTANA pertama, acara ini dilakukan untuk memperingati HKB (Hari Kesiapsiagaan Bencana) yang bertempat di Geotheater Hawu Pabeasan Cibakung Cidadap, Padalarang yang diikuti oleh 137 desa dari 165 desa yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Acara jambore DESTANA merupakan kolaborasi seluruh DESTANA yang sudah terbentuk, PMI (Palang merah Indonesia), MSBC (Mahasiswa Siaga Bencana Cinangsi), Karang taruna dan Warga sekitar, acara ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi antara desa Se Kabupaten Bandung Barat yang sudah terbentuk DESTANA nya ataupun belum terbentuk.

Di hari pertama acara dibuka dengan upacara pembukaan yang pak Ervin Ervianto Dan pembinanya adalah ketua pelaksana BNPB (Badan Penanggulangan Bencana) pak Meidi yang sekaligus membuka kegiatan, acara dilanjutkan dengan materi desa tangguh bencana oleh pak Johanes, kemudian dilanjutkan dengan sarasehan dan pentas seni.


Di hari kedua setelah Shalat Subuh acara dilanjutkan dengan Kultum oleh salah satu peserta, senam pagi, dan karnaval yang menampilkan Ciri khas dari daerah Kecamatan masing-masing. Pada sesi penutupan kegiatan Jambore Destana ini ditutup dengan dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat Bapak Asep Ismail.

Kang Tri Nanda Riadi sebagai ketua pelaksana berharap “sinergitas kerja sama antar wilayah yang berhubungan dengan DESTANA Khususnya wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Kegiatan Jambore DESTANA 2025 ini sangat luar biasa kegiatan ini adalah sebagai momentum untuk para relawan lebih menyiapkan diri dalam menghadapi ancaman bencana” ucap salah satu peserta.

Pak Meidi menanggapi “ Saya tidak bisa berkata-kata dan mantap”,pa Meidi juga “mengucapkan terima kasih kepada ade-ade MSBC sudah berkenan hadir dan berperan aktif dan sampai kan hormat saya kepada keluarga yang ada di rumah”, beliau juga menambahkan “saya betul-betul betul terharu, orang sunda bilang teu kalintang bingah na semoga juga jalinan silaturahmi dalam konteks dan skala yang lebih besar” ***

 
 
 

Comments


bottom of page