top of page

SEKMA SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA GEMPA BUMI CIANJUR

  • Writer: waginus foundation
    waginus foundation
  • Nov 29, 2022
  • 2 min read


SEKMALITERA - Pada hari Minggu (27/11/22), SEKMA melakukan kegiatan penyaluran donasi dari para donatur untuk membantu para penyitas di Tempat Kejadian Bencana (TKB) yang berlokasi di Kp. Gintung RW. 08, Desa Mangun Kerta, Kec.

Cugenang, Kab. Cianjur, Jawa Barat.


Donasi yang disalurkan berupa bantuan air mineral, makanan, dan pakaian. Dimana bantuan tersebut A secara langsung kepada pihak posko penerima bantuan.



Selain menyalurkan donasi, tim Mahasiswa Siaga Bencana Cinangsi (MSBC) juga melakukan interaksi dengan para penyitas melalui wawancara singkat.


Dari hasil wawancara tersebut kami mengetahui bahwa keadaan dalam satu tenda dapat diisi oleh satu keluarga besar. Salah satunya dari pihak yang kita wawancarai merupakan keluarga besar Ibu Bibah, yang menceritakan kesaksiannya pada saat kejadian bencana gempa didaerah tersebut, serta mengenai salah satu kakak tertuanya menjadi korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cikalong, dikarenakan Rumah Sakit terdekat sudah penuh. Mereka memiliki 6 anak kecil dimana orang tuanya berada jauh dari tempat lokasi sehingga sulit untuk melakukan kunjungan.


Untuk melanjutkan stabilnya perekonomian, mereka

menyempatkan untuk berdagang, melanjutkan pekerjaan mereka sebelum terkena bencana, hal ini dilakukan agar mereka tidak ketergantungan dengan donasi.


Harapan dari para penyitas ialah mereka menginginkan rumah mereka dibangun kembali serta dana yang mencukupi agar mereka bisa merajut usaha mandiri.



Berdasarkan data dari pihak ketua RW Kp. Gintung, Bapak

Mujahidin, menyatakan bahwa dari jumlah 235 data KK dan 2.100 jiwa yang tercatat, terdapat 12 orang meninggal, 8 orang tertimbun, dan 4 orang masih belum ditemukan. Dan dari kejadian bencana tersebut, dapat dipresentasekan 90% bangunan rusak dan roboh termasuk bangunan sekolah dan masjid.



Untuk menanggulangi kejadian tersebut, bagian logistik sudah mencukupi kurang lebih dalam 1 bulan, dimana pengaturan makan diatur sebanyak 2 kali sehari. Sementara untuk listrik terutama pencahayaan sudah bisa diatasi oleh swadaya.

Tim dari R2B, serta merta ikut membantu ketika mendapat informasi terkait bencana. Tim R2B akan mengkaji ulang (Cross check) kejadian dan benar adanya. Jika memang benar adanya maka tim R2B mempersiapkan team, untuk meninjau lokasi terjadinya bencana, yaitu terkait jarak tempuh dan Medan lapangan.


Setelah mendapatkan perintah baik secara regional maupun secara umum maka tim R2B akan melakukan langkah-langkah:

1. Laporan kepada pemerintah setempat atau tokoh masyarakat

2. Mendirikan posko

3. Melakukan Briefing

4. Dan membagi tim seperti rescue, assessment, dan evakuasi, sesuai kapasitas kemampuan team tersebut.


Dalam kegiatan donasi tersebut Wiranto Widiono selaku Ketua Mahasiswa Siaga Bencana Cinangsi (MSBC) yang merupakan mahasiswa STKIP Pangeran Dharma Kusuma dari prodi Biologi mengungkapkan kegiatan tersebut sebagai wahana untuk menggugah kepedulian mahasiswa terhadap kejadian musibah yang menimpa saudara-saudara kita yang berada di wilayah Cianjur

 
 
 

Comments


bottom of page