Lawan Tren Mahasiswa Konsumtif, Maker C Gelar Forum Diskusi Pacu Kreativitas di Era Digital
- waginus foundation

- Jun 1
- 2 min read
Oleh: Sinta Bela

CINANGSI, Kabupaten Bandung Barat – Mahasiswa Kreatif Cinangsi (Maker C) kembali sukses melaksanakan agenda rutin Forum Diskusi (Fordis) yang bertempat di sekretariat mahasiswa cinangsi. Dilangsungkan pada hari Kamis 21 April 2026, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Maker C yang terlibat aktif dalam suasana diskusi yang hangat, hidup, dan interaktif. Fordis kali ini secara khusus mengangkat tema yang sangat relevan dengan dinamika anak muda saat ini, yaitu “Mahasiswa Kreatif vs Mahasiswa Konsumtif”.
Tema ini menyoroti kontradiksi perilaku mahasiswa di era digital, di mana peluang untuk berkembang dan menghasilkan karya bernilai sangat terbuka lebar hanya dengan memanfaatkan modal teknologi serta internet. Namun realitasnya, masih banyak mahasiswa yang terjebak dan lebih nyaman menjadi penonton ketimbang menjadi pencipta karya. Membedah Karakter Kreatif dan Konsumtif Dalam pemaparan diskusi, dijelaskan secara rinci mengenai perbedaan mendasar antara kedua karakter mahasiswa tersebut, Mahasiswa Kreatif Merupakan sosok yang berani mencoba hal-hal baru, aktif menciptakan sesuatu, serta mampu mengeksekusi ide mentah menjadi sebuah karya yang bermanfaat. Langkah nyata yang bisa dilakukan antara lain memproduksi desain grafis, membuka jasa penyuntingan (editing), membuat konten digital, hingga terus mengasah digital skills lainnya.

Sedangkan Mahasiswa Konsumtif Digambarkan sebagai mahasiswa yang terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengonsumsi konten, sekadar menikmati karya orang lain, serta terjebak dalam tumpukan rencana tanpa adanya aksi nyata. Forum ini juga menguliti berbagai problem internal yang kerap dialami mahasiswa zaman sekarang. Beberapa di antaranya adalah rasa takut gagal, ketidakkonsistenan dalam berproses, rasa minder terhadap kemampuan diri sendiri, hingga sindrom terlalu nyaman menjadi penonton pasif di media sosial.

Ajakan Membangun Lingkungan Produktif Melalui momentum Fordis ini, seluruh anggota Maker C diajak untuk mendobrak batasan tersebut. Mahasiswa didorong untuk mulai berkembang dari hal-hal kecil, berani menunjukkan karya mereka ke publik, serta bersama-sama membangun ekosistem lingkungan yang produktif agar bisa maju bersama. "Mahasiswa kreatif bukanlah mereka yang paling berbakat sejak lahir, melainkan mahasiswa yang memiliki keberanian untuk mencoba dan berkomitmen untuk terus berkembang," tulis kesimpulan akhir forum tersebut. Dengan berakhirnya diskusi ini, Maker C berharap seluruh anggotanya dapat memetik esensi materi, tumbuh lebih termotivasi untuk aktif berkarya, dan mampu memanfaatkan segala peluang di era digital secara jauh lebih produktif.



Comments